Showing posts with label Tips Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Tips Keuangan. Show all posts

Friday, 4 September 2015

Rumus Kebahagiaan






Banyak orang yang memiliki pandangan yang salah mengenai definisi kebahagiaan. Kebahagiaan yang sesungguhnya tidaklah bersumber pada pemuasan hawa nafsu dan kesenangan diri, akan tetapi berfokus pada sikap (attitude) diri Anda sendiri.

Ada sebuah rumus matematika sederhana yang dapat menggambarkan kesimpulan tersebut. Rumus ini akan menunjukkan bagaimana kebahagiaan dapat Anda peroleh:

Kalimat Matematika: 
Jika: " A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z  sama dengan:
           1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 "

Maka: * M+O+N+E+Y (uang) sama dengan
              13+15+14+5+25 = 72 %
           * L+O+V+E (cinta) sama dengan
              12+21+3+11 = 47 %
           * H+A+R+D+W+O+R+K (kerja keras) sama dengan
              8+1+18+4+23+15+18+11 = 98 %

Anggap saja beberapa unsur di atas adalah modal untuk mencapai kebahagiaan. Maka tidak satupun rumus kebahagiaan di atas yang mencapai level 100 %. Akan tetapi, entah kebetulan atau tidak, jika kita masukkan unsur  "ATTITUDE" (sikap) maka Anda akan mendapatkan level kebahagiaan 100%.

Bahagia: A+T+T+I+T+U+D+E (sikap) sama dengan
                1+20+20+9+20+21+4+5 = 100 %

                                                                                              (diolah dari berbagai sumber)         


Merumuskan Kebahagiaan:
Dari permainan rumus sederhana di atas, Anda dapat menyimpulkan bahwa sikap (attitude) Anda sendirilah yang bisa menjadi sumber kebahagiaan. Dengan sikap-sikap positif yang Anda tunjukkan kepada lingkungan sekitar, maka Anda juga akan mendapatkan limpahan kebahagiaan dari mereka.

Dengan sikap ikhlas dan jujur, selain akan membawa banyak kemudahan dalam bermasyarakat, juga akan membawa Anda pada kualitas hidup yang lebih tinggi. Hanya dengan sikap-sikap positif seperti itulah Anda dapat dengan mudah mendapatkan kebahagiaan.

Kebahagiaan individu tidak hanya akan bermanfaat bagi diri Anda sendiri, akan tetapi jika terdapat banyak kumpulan individu-individu yang berbahagia, maka akan tercipta pula masyarakat yang penuh cinta dan kebahagiaan.

Karena itu, bersikaplah positif di setiap langkah kehidupan dan raihlah kebahagiaan Anda !












Thursday, 3 September 2015

Tips Pengelolaan Keuangan Anak Kost




Bagi anak kost, Keuangan yang minim wajib disiasati agar tidak "kehabisan napas" sampai dengan akhir bulan. Prinsip utamanya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan, bukan bagaimana memenuhi keinginan semata. Hal ini harus disadari, karena keinginan setiap manusia tidak memiliki batas.

Akan tetapi banyak anak kost yang mengeluh:
"Jangankan memenuhi keinginan, untuk memenuhi kebutuhan saja, duit kami tidak cukup."
Ada banyak penyebab, kenapa hal tersebut terjadi diantaranya:
  • Uang kiriman dari orang tua memang kurang
  • Anda berperilaku boros 
  • Anda tidak tahu cara pengelolaan keuangan yang benar
Nah, untuk memudahkan pembahasan, saya asumsikan bahwa Anda adalah Anak kost yang setiap bulan menerima kiriman uang dalam jumlah terbatas. Berikut tips-tips untuk Anda:

1. Rencanakan pengeluaran Anda dalam setiap bulan.

Dengan membuat perencanaan bulanan, Anda dapat mengatur sejak awal apa yang menjadi prioritas pengeluaran Anda. Misalnya untuk kebutuhan makan, sisihkan dulu dengan kemampuan anggaran Anda. Jangan sampai Anda merasa kaya di awal bulan, kemudian selalu makan dengan lauk ayam. Akan tetapi Anda terlilit utang di akhir bulan, sehingga hanya makan mie instant "rasa ayam."
 



2. Menyisihkan dana tabungan

Definisi menabung adalah menyisihkan sebagian uang untuk disimpan agar dalam masa yang akan datang Anda tetap bisa memiliki sejumlah uang.
Secara sederhana dapat saya ilustrasikan begini:
Jika kiriman uang yang Anda terima setiap bulan adalah 1 juta, maka sisihkan dana tabungan antara 100 sampai dengan 300 ribu. Angka ini menjadi relatif, karena kebutuhan mendadak setiap orang tidaklah sama. Besaran 10 % sampai dengan 30 % tersebut saya anggap aman dan tidak mengganggu kebutuhan Anda yang lain.


3.Biasakanlah masak bersama dengan teman-teman kost yang lain

 Dengan "kerja sama yang baik" antar sesama teman kost, maka Anda akan memperoleh penghematan yang signifikan di bidang kebutuhan makanan. Hal yang sama dapat Anda berlakukan pada bidang lain, seperti membeli buku diktat kuliah secara urunan dan dipakai bersama, atau sistem kebersamaan lainnya.



4. Gunakan Tabungan Berjangka untuk keamanan keuangan Anda

Saat ini banyak bank yang telah menawarkan sistem tabungan berjangka untuk para nasabahnya. Dengan tabungan berjangka ini, Anda ditawarkan untuk menggunakan sistem auto debet yang nominalnya dimulai dari 100 ribu rupiah.
Penjelasannya adalah, ketika Anda bersepakat dengan pihak bank untuk menggunakan sistem auto debet sebesar 100 ribu,, maka secara otomatis setiap tanggal 1 dalam setiap bulan, tabungan Anda akan dipotong 100 ribu langsung dari rekening Anda untuk ditabungkan oleh pihak bank.
Keuntungan sistem ini adalah "memaksa" Anda menabung tanpa takut kehilangan uang tersebut dan bahkan beberapa bank menggratiskan biaya administrasi bagi nasabah yang mau menggunakan sistem ini.

5. Biasakanlah mencatat pengeluaran harian Anda

Catatan pengeluaran ini sangat penting sebagai "pengendali" pengeluaran keuangan Anda. Karena hanya dengan cara ini Anda akan terbiasa mengelola keuangan secara disiplin dan terukur.
Catatan pengeluaran tidak harus yang rumit. cukup buat 3 kolom untuk menuliskan tanggal, barang yang dibeli atau transaksi yang dilakukan dan jumlah yang dikeluarkan.



6. Anggarkan dana refreshing sebagai hadiah untuk diri Anda sendiri

Dengan memotivasi diri, yaitu mendapatkan bonus anggaran refreshing, maka Anda tentu akan semakin bersemangat menerapkan pengelolaan keuangan secara disiplin, sehingga menu ayam di awal bulan dan mie instan "rasa ayam" di akhir bulan tak perlu ada lagi.



Monday, 31 August 2015

Tips Pengelolaan Gaji Karyawan

TIPS PENGELOLAAN GAJI KARYAWAN



Seorang pegawai perusahaan swasta mendatangi dokter pribadinya, lalu mengeluh:
"Kenapa ya Dok, setiap tanggal tua, saya selalu merasa pusing dan sakit kepala ?"
Jawab dokter:
"Ah, itu penyakit umum para pegawai. Silakan saja Anda berobat ke bank terdekat."

Cerita di atas adalah anekdot untuk para pegawai. Umumnya para pegawai kehabisan uangtanggal tua setiap bulan. Kondisi itulah yang menyebabkan mereka pusing dan sakit kepala. Hal ini dikarenakan kebanyakan pegawai tidak membuat perencanaan anggaran yang disesuaikan dengan gaya hidup mereka.
menjelang

Setiap orang memempunyai penghasilan yang berbeda jumlahnya. Akan tetapi yang lebih penting bukan seberapa besar gaji Anda. Tapi bagaimana Anda mengelola penghasilan Anda, agar dapat opimal dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Anda dapat melakukan pengelolaan keuangan yang sehat dengan melihat penghasilan dan pengeluaran Anda dalam tiga bulan terakhir. Lakukan analisa sederhana untuk menentukan pos-pos pengeluaran yang harus Anda anggarkan setiap bulan.




Selanjutnya lakukan pembagian pos pengeluaran:
  • Pos pengeluaran kebutuhan rumah tangga rutin
  • Pos pembayaran cicilan dan hutang
  • Pos tabungan atau investasi
  • Pos keadaan darurat
Buatlah aturan dan jangan serkali-kali melanggarnya. Dengan berdisiplin terhadap anggaran belanja yang Anda buat, maka semakin aman dan mudah Anda mengendalikan pengeluaran keuangan.

Bagaimana bila ternyata pemasukan tidak sebesar rencana pengeluaran? Ada langkah membuat prioritas dengan menggunakan prinsip ZAPFIN. Konsep ini merupakan metode yang sangat mudah untuk membuat prioritas dalam belanja Anda Setiap gaji yang  Anda terima, sebaiknya digunakan dengan urutan prioritas sebagai berikut:


1. Zakat (sebagai kewajiban Anda terhadap sesama)
2. Assurance (sebagai program perlindungan bagi seluruh anggota keluarga)
3. Present consumption (sebagai pemenuhan kebutuhan rutin pada bulan ini)
4. Future spending (sebagai anggaran mewujudkan impian besar Anda)
5. Investment (sebagai upaya mengembangkan penghasilan Anda pada bidang yang produktif)

Pengaturan keuangan bagi setiap orang akan berbeda karena masing-masing memiliki gaya hidup yang berbeda. Akan tetapi pedoman secara umum adalah:

  • 2,5 % untuk dana sosial, sedekah atau zakat.
  • Minimal 5 % untuk alokasi dana darurat dan 5 % lagi untuk membayar premi asuransi Anda
  • Jangan meng-alokasikan biaya hidup lebih dari 60 % dari penghasilan Anda
  • Sisihkan penghasilan Anda sekitar 15 % untuk investasi atau tabungan
  • Jangan mengajukan hutang atau kredit melebihi 30 % dari penghasilan bulanan Anda
  • Sesuaikan gaya hidup dengan penghasilan bulanan Anda 











Sunday, 30 August 2015

Tips Keuangan bagi Pasangan Muda







Menikah, adalah impian setiap pasangan kekasih. Dan setelah pernikahan itu terwujud, maka kehidupan baru pun segera dimulai. Mengawali kehidupan sebagai pasangan muda itu gampang-gampang susah. Selain suasana romantis yang masih dapat Anda nikmati, ada beberapa persoalan lain yang membutuhkan kecermatan dalam menyelesaikannya. Persoalan tersebut antara lain adalah rencana mengisi perabotan rumah dan perencanaan keuangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada prinsipnya dalam memutuskan perencanaan pengisian perabot rumah maupun belanja sehari-hari terdapat satu kesamaan, yaitu: Pilih yang berkualitas dan tentukan prioritas. Hal ini penting, karena mengisi perabotan rumah idaman bukan perkara mudah. Anda tidak hanya perlu menyiapkan dana, namun juga harus pandai-pandai membagi dengan kebutuhan pokok yang lain. Berikut tips bagi Anda pasangan muda:

1. Tips Mengisi Perabotan  dan Peralatan Rumah Tangga bagi Pasangan Muda:

  1. Anggarkan dana pembelian perabotan dan peralatan rumah tangga,sepanjang tidak sampai mengganggu anggaran kebutuhan pokok
  2. Tentukan prioritas perabotan dan peralatan rumah tangga yang harus ada terlebih dahulu (jika anggaran terbatas, pembelian seperti mesin cuci, vacum cleaner, microwave, dispenser, blender dan kebutuhan sekunder lainnya bisa ditunda dulu)
  3. Bandingkanlah dulu harga-harga perabotan dan peralatan rumah tangga sebelum Anda membeli (tak perlu repot ke toko, cukup lihat di web store atau on-line shop)
  4. Pilihlah barang yang berkualitas (walaupun agak mahal tapi pemakaiannya jauh lebih awet)
  5. Jika dirasa perlu, selalu merundingkan keputusan pembelian bersama pasangan Anda.


2. Tips Merencanakan Keuangan bagi Pasangan Muda:

  1. Dahulukan menganggarkan kebutuhan rutin terlebih dahulu, seperti: belanja dapur setiap hari, transportasi, pembayaran listrik telpon, PDAM, dan pemeliharaan serta perawatan rumah.
  2. Sisa anggaran dapat di-poskan pada pengeluaran non rutin, seperti: Kitchen set, televisi, kulkas, dan pernak-pernik rumah tangga lainnya.
  3. Selalu sisihkan pendapatan Anda untuk investasi atau tabungan
  4. Jika ingin segera mendapatkan barang yang Anda inginkan, Anda dapat menggunakan fasilitas kartu kredit atau membeli dengan sistem cicilan, walaupun pembelian dari hasil tabungan adalah cara paling aman.
  5. Selalu sishkan dana cadangan untuk keadaan darurat.



















Friday, 28 August 2015

Survive, Saat Ekonomi Sulit



Sepekan terakhir, obrolan masyarakat, baik yang ada di perkantoran, di toko maupun di warung-warung memiliki topik yang sama: Ekonomi Jadi Sulit. Fenomena "Super dollar" yang sempat menyentuh nilai 14 ribu rupiah per dolar, telah membuat  nilai tukar rupiah semakin terpuruk. Dampak yang langsung dirasakan masyarakat adalah naiknya harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok.

Kondisi ini dapat dirasakan mulai dari kenaikan harga daging sapi, harga daging ayam sampai dengan cabai yang kini tak bisa dibeli lagi dengan uang kembalian beli tahu atau tempe yang ukurannya juga semakin mengecil. Bisa ditebak, ibu-ibu kita saat ini adalah yang paling pusing dalam mengatur uang belanja yang semakin terbatas. Inilah keunikan masyarakat kita: Ibu-ibu menjadi decision maker apakah memutuskan untuk mengurangi porsi belanja atau tidak, agar keuangan rumah tangga tetap survive.



Harga riil saat ini ( 29 Agustus 2015) di Pasar Ngemplak Kabupaten Tulungagung:
  1. Harga daging sapi naik 5 ribu  menjadi 100 ribu per kg.
  2. Harga daging ayam naik 2 ribu menjadi 32 ribu per kg.
  3. Harga tekur ayam naik 2 ribu menjadi 22 ribu per kg.
  4. Harga bawang putih impor naik 3 ribu per kg.
  5. Harga cabai rawit naik 6 ribu menjadi 56 ribu per kg.
  6. Harga beras super naik 300 rupiah menjadi 10 ribu per kg.      
Hal yang paling penting untuk dilakukan saat ini adalah membelanjakan uang Anda dengan lebih cermat. Tidak perlu panik, jika Anda bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini:



1. Tips bagi ibu-ibu rumah tangga:
  • Buatlah perencaan belanja dalam satu bulan, untuk memastikan anggaran belanja Anda cukup
  • Prioritaskan belanja Anda pada barang-barang kebutuhan pokok
  • Untuk pembelian barang-barang sekunder atau perhiasan lebih baik ditunda dulu agar Anda tetap memiliki saving
  • Saat berbelanja siapkan saja uang tunai dan sebisa mungkin tidak menggunakan kartu kredit atau kartu ATM terlebih dahulu
  • Disiplinkan diri Anda, dengan hanya membeli barang-barang yang telah direncanakan
  • Telitilah label harga barang dan sebisa mungkin menghindari produk impor yang lebih mahal saat berbelanja.


2. Tips bagi karyawan atau pegawai
  • Alokasikan gaji bulanan Anda untuk pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer saja
  • Untuk kebutuhan-kebutuhan  sekunder dapat Anda sisihkan dari bonus, insentif atau tunjangan lainnya
  • Buatlah prioritas anggaran saat membelanjakan uang Anda
  • Jangan mengajukan pinjaman atau hutang melebihi 40 % dari jumlah gaji Anda
  • Sisihkan sebagian penghasilan Anda untuk ditabung atau investasi


3. Tips Bagi para pelaku bisnis UMKM
  • Jangan terburu-buru menaikkan harga pada stok barang yang lama, karena konsumen saat ini akan lebih berhati-hati saat membelanjakan uangnya
  • Tetap menjaga kualitas produk atau pelayanan yang berkualitas kepada konsumen
  • Mengutamakan margin keuntungan yang kecil tapi dalam jumlah yang banyak
  • Berpikir kreatif dalam berpromosi dan menjaga kesetiaan pelanggan Anda